Hobi 1415

Sabtu, 26 Januari 2019

Beban karena hutang riba

Assalamualaikum wr.wb
Media ini merupakan satu2nya media tempat saya mencurhatkan apa yang saya rasakan dan hadapi saat ini. Cerita ke istri, diceramahi, ke orang tua takut kenapa2, ke teman, malu. Hanya media ini yang bisa.

Hal ini bermula, karena meningkatnya kebutuhan dan keinginan dalam hidup saya, maka saya berpikir untuk memenuhi hal tsb dgn hutang, karena sy kerja di bank bumn sebagai marketing.
Beli hp, tv, kulkas, rumah semuanya dengan hutang riba bank dan bahkan shm rumah ortu ikut digadaikan di bank, tanpa memikirkan kemampuan saya untuk membayar.

Bulan demi bulan, tahun demi tahun, tak terasa, hutang semakin numpuk.. rumah dijual, hutang belum lunas, kta mulai tak terbayar, bi checking 5,, muncullah pinjaman2 online.. merasa mudah, sy tertarik, tak terasa mungkin ada 60 aplikasi pinjaman online saya dan istri ikuti dan dsetujui.. jumlahnya mungkin 30jutaan.. dan mulai tak terbayar.

Saat ini, saya mulai merasa bingung tak tahu harus gmn untuk menyelesaikan semua hutang dan tunggakan, mengajukan kta bank nasional ditolak krn Bi checking, mengikuti web online seperti amalan, ternyata tak bisa terjawab, browsing sana sini blm ada jawaban, cerita ke ortu saya butuh bantuan untuk pinjam nama saudara2 sy utk pinjaman di bank dengan harapan bisa menyatukan semua hutang saya menjadi 1 cicilan, tetapi tidak ada yang bisa. Mengikuti web kita bisa.com untuk meminta donasi bantuan, ternyata tidak ada hasil..

Kepala mulai terasa penat, bingung, tdk tahu hrs gmn sampai terpikir sama saya untuk meninggalkan dunia ini,, d depan istri dan anak2 sy mulai teriak, menangis tak tahu harus gmn, sampai2 membuat anak2 saya ikut menangis.. sampai dengan saat ini, sy ga bisa menemukan jawabannya... Mungkin dengan cerita disini bisa sedikit mengurangi beban di kepala saya, dan sebagai pegangan di kemudian hari bagi saya, dan sebagai peringatan untuk rekan2 semua menjauh dari yang namanya RIBA.

Jumlah hutang saya keseluruhan sudah mencapai hutang rumah ortu 100juta, kta bank2 nasional 70juta, kartu kredit 7 juta, bpkb motor 6 juta, hutang2 online 30 juta.. sudah lebih dari 200 juta..

Ya Allah, hanya kepada Mu hamba memohon bantuan, hanya kepada Mu hamba memohon ampun, semoga ada jalan untuk penyelesaian semua masalah hutang Riba saya.. Aammiinn..

Cerita ini merupakan kisah hidup nyata yang sd sekarang masih saya rasakan, semoga menjadi pengalaman dan peringatan buat semua untuk menjauh dari RIBA..

Untuk konfirmasi kebenaran nya, silahkan hubungi saya Denni Novriyadi, wa 085721952195. Atau mungkin ada yg bisa memberikan saran, ide ataupun kritik untuk menyelesaikan semua itu silahkan komentar atau hubungi wa saya.

Terima kasih
Wassaalamualaikum

4 komentar:

  1. Assalamualaikum Mas,,,

    Jangan terlalu berlarut dalam kesedihan, serahkan Dan pasrahkan semua kpd Allah SWT seraya panjatkan doa dan mohon ampun tanpa henti.
    Saya yakin Allah tdk membebani umatnya dgn cobaan yg melebihi kapasitas umatnya itu.
    Jgn mengambil tindakan gegabah lagi, ikhlaskan semuanya.
    Klo perlu Mas Dan istri kerja maka lakukanlah, demi anak2 Mas.
    Mungkin saat ini Saya baru bisa kasih support mas, blm bisa kasih solusi real utk Bantu.
    Jangan menyerah Mas, masih banyak hal yg harus diperbaiki Dan yg harus di raih.
    Semua akan indah pada waktunya, yakin... Karena hal ini pernah saya alami Dan bisa lepas sedikit2.

    Man Jadda, Wa Jadda... Bismillah...
    Semangat Mas Deni...

    =)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aammmmiinn ya Robbal Alaminn..
      Terima kasih mas atw mbak ats komentarnya...

      Hapus
  2. Untuk update terbaru, berhubung akan banyaknya dc yg datang ke rumah.. Demi keamanan anak dan istri saya, saya pindahkan dulu k rumah orang tua, d kota lain.. Dan istri bekerja dsana, smg ini bisa mengurangi beban saya..

    BalasHapus
  3. Berhubung keuangan blm membaik, hidup terasa mencekam dan was was d datengin debt collector, mendengar tetangga, sdh banyak yg mencari saya dan istri.. Pergi tidak tenang, pulang tidak tenang. Istri yg tdnya mw ikut ke k luar kota, tidak jadi, dia tetap bersama sy, dan ternyata itu membuat dia depresi d rumah, tidak mau kmn2, klo keluar rmh, mlm2 langsung pake helm.. Ya Allah, cobaan dan ujian ini semoga hamba bisa melaluinya.. Aammiinn..

    BalasHapus